JABAR  

Golkar Terbuka Untuk Ridwan Kamil, Namun Airlangga Tetap Capres Golkar 2024

TRIASMEDIA – Kabar terkait keinginan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Kang Emil) untuk bergabung ke Partai Politik (Parpol) disambut hangat oleh seluruh parpol di Indonesia, termasuk Golkar, beragam pandangan politik pun banyak disampaikan mulai dari tokoh nasional hingga daerah.

Terkait hal tersebut, Bendahara Fraksi Golkar DPRD Jabar, Haji Kusnadi mengatakan, peluang masuknya Kang Emil ke parpol sangat terbuka oleh setiap parpol di Indonesia, termasuk Golkar, bahkan ada sejumlah parpol yang tengah menyiapkan posisi strategis ketika orang nomor satu di Jabar tersebut resmi menjadi kader parpol tersebut.

“Seperti gayung bersambut, ketika keinginan untuk masuk partai itu muncul dari Kang Emil, sejumlah partai pun langsung menawarkan bahkan sudah menyiapkan posisi strategis untuk Kang Emil,” katanya.

Disinggung dengan peluang untuk merangkul Mantan Walikota Bandung tersebut, lanjut Wakil Sekretaris DPD Golkar Jabar, pada prinsifnya Golkar sangat membuka lebar bagi siapa pun yang ingin bergabung di partai beringin, termasuk untuk Kang Emil.

“Golkar sangat membuka lebar bagi siapa pun yang ingin berkiprah politik, ya termsuk Kang Emil, jika Golkar pada akhirnya menjadi pilihan politik Kang Emil, tentunya ini akan menjadi nilai tambah bagi Golkar,” ujar Kusnadi.

Selain itu kepada TRIASMEDIA, Senin (6/12/21), Kusnadi mengungkapkan, Kang Emil memiliki kualifikasi yang mumpuni, namun dalam peta perpolitikan saat ini, dia akan lebih cocok untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan menjadi Gubernur Jabar dalam periode kedua, pasalnya Golkar lebih condong untuk memajukan nama Ketua Umum (Ketum) Airlangga dalam Pilpres 2024 nanti.

“Idealnya untuk Kang Emil sebaiknya melanjutkan kepemimpinannya di Jabar dua periode, pasalnya dalam periode kedua nanti, Emil bisa menuntaskan program unggulan dan inovasi yang dilahirkan di kepempimpinan periode pertama,” ungkapnya.

Dengan demikian maka, keberhasilan selama dua periode akan membuat modal politiknya bertambah kuat dan besar, Golkar memandang Emil adalah tokoh potensial, namun, berbicara peluang menjadi Calon Presiden (Capres), sudah harga mati untuk Golkar guna mengusung Airlangga Hartarto.

“Untuk capres dari Golkar, tentunya Pak Airlangga sudah diberikan tiket penuh oleh Golkar untuk maju sebagai Capres 2024 nanti, namun jika tidak maju dalam Pilgub, bisa saja peluang Kang Emil maju sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres),” paparnya.

Sekedar informasi, dalam rilis yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan, nama Kang Emil dianggap paling ideal diposisi Cawapres, bahkan ada dua nama lainnya yang juga dianggap sebagai Cawapres diantaranya adalah Sandiaga Uno dan Erik Tohir.

“Tiga nama itu merupakan hasil survei Cawapres Populer yang banyak diinginkan masyarakat, dan temuan ini muncul secara konsisten dalam berbagai simulasi versi Indikator Politik Indonesia,” pungkasnya.@eko.