banner 728x250
BATAM  

Miris, Uba Sebut Pemerintah Daerah asal PMI Ilegal yang Tenggelam di Malaysia Tidak Ada perhatian

banner 120x600
banner 468x60

TRIASMEDIA Kejadian yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI)yang tenggelam di perairan Malasya beberapa minggu lalu, atau di bulan Desember 2021 lalu.Ini menjadi perhatian Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri yaitu Uba Inga Sigalingging. Beliau mengaku sangat prihatin atas kejadian tenggelam nya kapal yang membawa PMI ilegal di kawasan Johor Malasya.

Ini semua menyangkut hulu,asal dari daerah para PMI ilegal tersebut.Miris memang, hingga PMI secara ilegal terus terjadi. Kepri hanya sebagai lokasi pengiriman saja. Seharus nya tempat asal PMI ilegal tersebut seperti Jawa, NTB dan NTT harus berperan penting untuk pencegahan penyeludupan tersebut ungkap Uba pada hari Senin 03/01/2022.

banner 325x300

Ini harus di perhatikan oleh Pemerintah asal dari PMI ilegal tersebut.Ini juga bukan lah hal yang pertama terjadi. Dan korban nya kebanyakan dari Jawa,NTT,dan NTB. Contoh nya saja,kepulangan jenazaah 11 orang di kirim ke Batam, namun Pemerintah daerah asal korban tidak ada yang datang untuk selesaikan masalah ini. Padahal kita tau bahwa itu kan warga mereka.

Uba juga berkata jika tidak ada penguatan daerah asal, masalah seperti ini akan terulang kembali.Dan ini ada pihak-pihak yang ikut bermain.

Kepri sangat luas dan pastinya aparat penegak hukum tidak bisa memonitor semuanya.Oleh sebab itu harus ada kerja sama antara pemerintah dari daerah asak dengan Pemerintah Provinsi Kepri.

Kejadian ini terus terjadi karena para korban tidak paham Yang mereka tau hanya di janjikan gaji yang besar. Mereka tidak tau maut menantang mereka. Uba juga menyinggung masalah anggaran untuk menyangkut masalah ini, Anggaran sangat besar untuk menangani masalah tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan dengan diaman kan pelaku bernama Acing yang merupakan otak dari penyeludupan PMI ilegal. Semoga semua jaringan penyeludupan bisa terbongkar.

Sebab kejadian penyeludupan memang kebanyakan di Provinsi Kepri.Kepri adalah muara tempat kasus tersebut terungkap. Dan PMI ilegal yang diseludupkan ke Malasya berasal daru Jawa,NTB,NTT dan Sumatra. Hal ini menjadi dasar untuk ungkap kasus tersebut dari hulu ke hilir.

Reporter : Katu

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.